Analisis Fishbein Dalam Menciptakan Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Pada Museum Kotagede)

Penulis

  • Muhammad Zuhal Firmansyah Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta image/svg+xml
  • Agung Sulistyo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta image/svg+xml
  • Amiluhur Soeroso Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.57093/metansi.v7i1.243

Kata Kunci:

Fishbein, Kepuasan, Museum Kotagede, Pariwisata Berkelanjutan, Sikap Pengunjung

Abstrak

ABSTRAK

Museum seringkali dipresepsikan sebagai tempat yang tidak menarik, tidak bersih, dan tidak terdapat penjelasan, sehingga minat berkunjung ke museum masih rendah. Kondisi tersebut berbeda dengan Museum Kotagede yang mengalami pertumbuhan jumlah pengunjung. Sebagai upaya menjaga eksistensi, maka pengelola perlu memuaskan keinginan dan kebutuhan pengunjung. Situasi tersebut sesuai dengan salah satu syarat terciptanya pariwisata berkelanjutan yang mempertimbangkan kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap pengunjung terhadap Museum Kotagede. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methode) melalui analisa fishbein. Model sikap multi-atribut fishbein digunakan sebagai teknik analisis data. Kuesioner, wawancara, dan observasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Kuesioner disebarkan kepada 372 responden dan dikuatkan dengan wawancara terbuka untuk mengeksplorasi jawaban responden. Hasil penelitian menyatakan, sikap pengunjung terhadap Museum Kotagede adalah positif dengan nilai sebesar 94,313. Nilai sikap tersebut berada di posisi kanan cut of point, diantara rentang setuju dan sangat setuju. Atribut bangunan yang aesthetic memperoleh nilai tertinggi (20,599) dan atribut lokasi strategis memperoleh nilai terendah (16,855). Pengelola Museum Kotagede dapat mempertahankan atribut yang memperoleh nilai tinggi dan meningkatkan kualitas atribut yang memperoleh nilai rendah.

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-23

Cara Mengutip

Analisis Fishbein Dalam Menciptakan Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Pada Museum Kotagede). (2024). Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi”, 7(1), 28-38. https://doi.org/10.57093/metansi.v7i1.243