Peran Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Teluk Lalong Di Kabupaten Banggai
DOI:
https://doi.org/10.57093/metansi.v8i1.361Kata Kunci:
Strategi Komunikasi, Pemasaran, Destinasi Pariswisata, Teluk LalongAbstrak
Teluk Lalong merupakan tempat wisata terkenal di Kabupaten Banggai yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai tempat kunjungan wisata. Keberadaan wisata Teluk Lalong mulai dibangun pada tahun 2016, namun pada tanggal 11 April 2017 baru resmi dibuka untuk umum. Peningkatan jumlah pengunjung membutuhkan strategi komunikasi pemasaran terpusat yang efektif untuk menciptakan daya tarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui segmentasi, targeting, dan positioning Teluk Lalong dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Teluk Lalong, untuk mengetahui penerapan strategi komunikasi pemasaran. Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pengelola Teluk Lalong di Kabupaten Banggai.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari delapan subjek sebagai informan melalui teknik purposive. Teknik pengumpulan data dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model data interaktif Miles dan Hiberman. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik ekstensi dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan segmentasi pengelola Teluk Lalong adalah mahasiswa dengan target 8.000 pengunjung per bulan dan positioning berupa tag line “Teluk Lalong Hay Day”. Bentuk strategi komunikasi pemasaran terpusat yang dilakukan oleh Teluk Lalong adalah komunikasi interaktif (pemasaran online), Teluk Lalong menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook sebagai sarana promosi, personal selling, Teluk Lalong mengirimkan tim untuk melakukan promosi langsung ke sekolah-sekolah, sales promotion yaitu memberikan potongan harga dan potongan harga kepada rombongan yang membeli tiket lebih dari 35 orang dewasa atau untuk anak sekolah mendapatkan potongan harga sebesar Rp. 5000 per anak. periklanan, Teluk Lalong memanfaatkan media cetak dan online serta billboard, spanduk dan brosur untuk mempromosikan pariwisata Teluk Lalong. acara Teluk Lalong menggunakan dua acara yaitu acara entertein dan acara pendidikan. word of mouth, pengelola menyampaikan informasi kepada orang terdekat dan orang tersebut menyampaikannya kepada orang lain. dan kehumasan, yang bekerjasama dengan jurnalis perjalanan dan blogger dalam mempromosikan Teluk Lalong