Analisis Pelaksanaan Program FMD Rumah Tahanan Negara Kelas IIa Yogyakarta

Penulis

  • Prabasiwi Rekyan Nastiti Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Denny Nazaria Rifani Politeknik Pengayoman Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57093/metansi.v8i2.414

Kata Kunci:

Kata Kunci: Capacity building, Program FMD, pemasyarakatan, Collaborative Governance Regimes, kedisiplinan pegawai

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program FMD (Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin) sebagai bagian dari capacity building di Rutan Kelas IIA Yogyakarta. Program FMD dimaksudkan untuk meningkatkan kedisiplinan, semangat kerja, serta kekompakan pegawai. Namun, hasil temuan menunjukkan adanya ketimpangan partisipasi, dominasi kegiatan rekreatif, serta belum optimalnya dampak terhadap kedisiplinan pegawai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Collaborative Governance Regimes yang mencakup empat aspek: sistem dinamis, keterlibatan berprinsip, motivasi bersama, dan kapasitas untuk bertindak bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program FMD belum sepenuhnya adaptif terhadap perubahan lingkungan, kurangnya evaluasi formal dan sistematis, serta lemahnya internalisasi nilai disiplin di kalangan pegawai. Meskipun program telah didukung oleh anggaran dan fasilitas, masih terdapat kekosongan regulasi seperti petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang menyebabkan kurangnya arah pelaksanaan yang terukur. Diperlukan reformulasi konsep FMD agar tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga mampu menciptakan perubahan perilaku pegawai secara berkelanjutan.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-25

Cara Mengutip

Analisis Pelaksanaan Program FMD Rumah Tahanan Negara Kelas IIa Yogyakarta. (2025). Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi”, 8(2), 286-295. https://doi.org/10.57093/metansi.v8i2.414