Analisis Proses Quality Control di Area Packing Menggunakan Metode Dmaic di PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.57093/metansi.v9i1.507Kata Kunci:
DMAIC, Packing Area, Quality, 3PL, Quality ControlAbstrak
Proses packing merupakan tahap kritis dalam operasional logistik, terutama bagi perusahaan Third Party Logistics (3PL) yang melayani sektor otomotif. Akurasi pengiriman menjadi penentu kepuasan pelanggan dan kepatuhan terhadap Service Level Agreement (SLA). Di PT. XYZ, masih ditemukan berbagai jenis kecacatan di area packing seperti cacat label, barang tercampur, dan ketidaksesuaian dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses quality control di area packing menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama periode Juni-Desember 2025, mencakup 48.800 unit pengiriman dengan 902 unit cacat. Analisis data dilakukan menggunakan Diagram Pareto, Fishbone Diagram (4M+1E), P-Chart, dan perhitungan Defect Per Million Opportunity (DPMO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat label (222 kasus) dan barang tercampur (158 kasus) adalah yang paling dominan. Analisis P-Chart mengungkap bahwa proses belum stabil secara statistik karena adanya variasi khusus pada bulan Juli dan Agustus yang melewati Batas Kendali Atas (UCL). Secara keseluruhan, proses mencapai DPMO = 4.586 (level sigma 4,1) dan DPU = 1,83%. Meskipun lebih baik dari standar industri logistik Indonesia (3σ), proses ini belum memadai untuk standar pelanggan otomotif global. Usulan perbaikan meliputi penerapan sistem double-check, prinsip One-Order-One-Station, visual marking, dan verifikasi dokumen sebelum packing.